Setelah era pra-komputer, manusia mulai mengembangkan alat-alat yang lebih canggih untuk membantu dalam pengolahan data dan informasi. Periode ini ditandai dengan kemunculan mesin hitung dan punched card, yang menjadi tonggak penting dalam perjalanan menuju sistem informasi berbasis komputer modern.
Mesin Hitung Pascal, Babbage, dan Hollerith
Pada abad ke-17, Blaise Pascal
mengembangkan mesin hitung mekanik yang dapat melakukan operasi penjumlahan dan
pengurangan dengan lebih efisien. Mesin ini menjadi cikal bakal bagi mesin
hitung modern dan menandai awal era mekanisasi dalam pengolahan informasi.
Kemudian, pada abad ke-19,
Charles Babbage memperkenalkan konsep mesin analitik, yang dianggap sebagai
komputer mekanik pertama yang direncanakan. Meskipun tidak pernah selesai
dibangun, gagasan Babbage tentang pemrograman dan penyimpanan data menjadi inspirasi
bagi perkembangan komputer di masa depan.
Pada akhir abad ke-19, Herman
Hollerith menciptakan mesin pencatat statistik yang menggunakan kartu berlubang
(punched card) untuk menyimpan dan memproses data sensus. Sistem ini
memungkinkan pengolahan data secara efisien dan menjadi dasar bagi perkembangan
teknologi punched card dalam pengolahan informasi.
Peran Punched Card dalam Pengolahan Informasi
Teknologi punched card yang dikembangkan oleh Hollerith menjadi terobosan penting dalam pengolahan data pada masa itu. Kartu berlubang ini digunakan untuk menyimpan informasi dalam bentuk pola lubang yang dapat dibaca oleh mesin. Dengan demikian, data dapat diproses secara otomatis tanpa perlu dilakukan secara manual.
![]() |
| Peran Punched Card dalam Pengolahan Informasi. Sumber: adobe.stock.com |
Perusahaan yang didirikan oleh
Hollerith, yang kemudian menjadi IBM, terus mengembangkan dan menyempurnakan
teknologi punched card ini. Sistem ini digunakan secara luas dalam berbagai
bidang seperti sensus, akuntansi, dan manajemen persediaan.
Meskipun punched card telah
ketinggalan zaman seiring dengan munculnya komputer digital, teknologi ini
meletakkan dasar penting bagi pengembangan sistem informasi berbasis komputer.
Konsep penyimpanan data dalam format yang dapat dibaca mesin dan pemrosesan
data secara otomatis menjadi prinsip utama dalam sistem informasi modern.
Periode mesin hitung dan punched
card menandai transisi dari metode manual menuju otomatisasi dalam pengolahan
informasi. Perkembangan ini membuka jalan bagi revolusi komputer digital yang
akan mengubah cara kita mengumpulkan, menyimpan, dan memanfaatkan informasi
secara mendasar.
Topik selanjutnya: Revolusi Komputer: Zaman Komputer Digital


Posting Komentar